Kartu Pos

Image

Photo from National Geographic. http://travel.nationalgeographic.com

 

“Welcome home. Norway loves you as you love her. Look back sometimes, but always move forward.”

Saya menerima pesan yang tertulis di kartu pos bergambar Aurora Borealis. Kartu itu dikirim tanggal 2 Agustus, Kamis yang basah oleh hujan. Tentu saya ingat semuanya karena sayalah si pengirim kartu itu.

Sungguhlah sulit jadi orang sentimental. Semua sampah kertas, tiket, plastik, gelas kopi, bahkan kerling mata serasa punya kenangan. Sungguhlah sulit memiliki memori terlalu kuat, kadang. Tetapi, ada hal-hal yang akan selalu saya ingat, karena itu pula saya mengirim sebuah kartu pos untuk saya.

Saya memilih kartu pos bergambar Aurora Borealis atau Cahaya Utara yang selalu dikatakan bak cahaya yang bernyanyi dan menari-nari di langit utara Norwegia. Bayangkan, Norwegia saja sudah di ujung utara Eropa dan kalau mau melihat Aurora, saya harus bergerak lebih ke utara lagi, ke tempat semua hanya salju. Sungguhlah derita bagi gadis tropis macam saya. Saya selalu ingin melihat Aurora mungkin karena itu saya memilih kartu pos bergambar Aurora.

Saya tahu saya akan merindukan kehidupan singkat saya di Norwegia. Rasanya memang seperti mimpi di malam musim panas, terlalu indah dan terlalu cepat berlalu. Seorang kawan pernah bilang, sesuatu yang singkat justru akan selalu lekat. Dia benar. Karena itu pulalah saya tulis pesan untuk diri saya ‘look back sometimes, but always move forward.’  Ada hari-hari ketika semua diri saya masih tertinggal di hari-hari musim panas itu dan saya melupakan banyak hal yang saya miliki di Indonesia. Ada hari-hari ketika saya merasa saya akan selalu menoleh ke belakang, ke tempat dan wajah yang mungkin tidak akan pernah saya lihat lagi seumur hidup.

Sampai saat ini pun saya masih menengok ke belakang, ketika saya merasa putus asa dengan semua yang terjadi di negeri saya. Kadang saya melihat ke belakang untuk menyerap sedikit semangat yang saya punya dan optimisme yang meluap-luap sebagai bahan bakar hari ini. Hari ini saja. Seperti pesan di kartu pos itu, saya harus melangkah dan memulai lagi. Maka, saya berjalan lagi, pelan-pelan tetapi kini dengan lebih pasti.

Suatu saat saya akan kembali untuk Cahaya Utara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s