toska

saya berada di dasar segalanya.
ini bukan tempat yang gelap, dingin, pun lembab. ini lebih buruk karena kau tidak bisa merasakan apa-apa di sini. ini adalah ketiadaan, tanpa friksi, aksi, pun motivasi. yang paling buruk bukanlah kehancuran tetapi ketidakmampuan untuk merasakan apa-apa lagi.
ya, di sanalah saya. tidur dan bangun dengan enggan.
saya mencoba menggali sepercik semangat dari manapun. dari cerita tentang mereka yang berkelana, dari musik, buku, film, dari semua imajinasi lama. itu semua tidak membantu. tawa saya kering dan saya berjalan seperti zombie.
saya berada di dasar segalanya.
Vladimir Nabokov mungkin menyebut perasaan ini sebagai “toska”.
saya berada di dasar segalanya dan saya ingin dengan perlahan menaiki semua tangga yang ada.
mungkin dengan begitu saya bisa kembali merasa, tentang lelah, perih, keringat, dan ekstase yang sudah saya lupa.
toska, kau punya nama yang indah.
tapi, saya tidak mau selamanya di sana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s